Minggu, 10 Oktober 2010

menjaga hati

waktu SMA, pernah suatu kali kakak saya ngingetin saya.
"Tanri jangan terlalu dingin ya sama akhawat," katanya.
"kenapa?" kata saya. "kan lebih baik gitu supaya ngejaga diri masing2".
"mungkin Tanri maksudnya gitu, tapi ada juga akhawat yang malah jadi kagum atau semacamnya karena Tanri yang terlalu cool".

waktu kuliah, kakak saya berkali2 ngingetin.
"Tanri jangan terlalu cair ya sama akhawat".
"nggak kok, Tanri sikap ke semuanya sama aja. merata.."
"iya, tapi kadang ada yang bisa salah paham karena sikap Tanri ke dia".

agak ribet emang. ya, ini agak ribet. tapi saya ngerti betul maksud baik kakak saya. beberapa minggu yg lalu dia cerita..

"dulu, seorang akhawat dan seorang ikhwan deket banget sampe2 si akhawat suka sama si ikhwan dan berharap si ikhwan segera ngelamar untuk nikahin dia. tapi waktu ditanya kapan, ikhwannya bilang kalau selama ini dia cuma berusaha bersikap baik aja tanpa maksud terlalu jauh sampai mau nikah. sejak itu psikis si akhawat jadi agak keganggu".

saya mulai (berusaha) ngerti.

biarlah orang lain berpikiran kaya lirik lagu "aku adalah lelaki yang selalu ingin dipuja wanita".
tapi saya, cuma mau menjaga perasaan saya dan semua orang di sekitar saya. mungkin ga banyak bahkan ga ada akhawat yang akan bersikap kaya cerita di atas ke saya. tapi kalo ada satu aja yg kaya gitu, ternyata bisa jadi masalah.
biarlah perasaan yang sangat agung itu Allah karuniakan setelah emang jelas dan sah. setelah rasa itu jadi berkah bahkan ibadah..

biarkan aku menjaga perasaan ini..
menjaga segenap cinta yang telah Kau beri..

3 komentar:

  1. "mungkin ga banyak bahkan ga ada akhawat yang akan bersikap kaya cerita di atas ke saya"

    ini menggambarkan sikap tawadhu'? atau tau diri?ataukah sebenarnya putyuuss asa bi?.. hahahaha XD :p =))

    BalasHapus
  2. ini postingan kamu belakangan ini mello-mello dan "main rasa" semua kayaknya. sudah berhasil dengan program melembutkan hatinya tan? :p

    amin amin. semangat dengan pilihan sikapmu brader. asal berkah, dan Allah ridho.

    BalasHapus
  3. emang hese sih..
    apalagi buat pria sekaliber antum
    haha

    BalasHapus