Rabu, 04 Januari 2012

Sindo Jabar

Presiden Mahasiswa Universitas Padjadjaran (Presma Unpad) Tanri Arrizasyifaa menegaskan pandangan bahwa gerakan mahasiswa menurun belum jelas indikatornya.Jika dilihat dari aksi turun ke jalan dan kritik politik memang menurun, tapi beberapa aspek selain itu justru meningkat. “Mahasiswa itu agent of change dan ranahnya luas, kalau hanya dinilai dari satu aspek saja itu salah, jangan pula dianggap melemah dibandingkan masa momentum politik seperti tahun 1966,”ungkapnya.

Menurut dia, gerakan mahasiswa sangat erat kaitannya dengan momentum politik, sehingga gerakan mahasiswa saat ini tidak bisa dibandingkan dengan gerakan mahasiswa terdahulu, karena momen politik memang berbeda. Tanri menambahkan proses akademik yang ada tidak seharusnya menjadi penghalang untuk tetap kritis.Kalaupun terjadi peningkatan jumlah sistem kredit semester (SKS) dan pembatasan masa kuliah, itu harus dijadikan tantangan bagi mahasiswa untuk bisa membagi waktu. 

Dia menambahkan selama ini pihak kampus masih mendukung penuh apapun kegiatan mahasiswa, apalagi yang sifatnya sosial. Tidak terjadi pelemahan atau penumpulan gerakan mahasiswa seperti yang dikatakan banyak pihak. rudini/CR-3/CR-2/masita ulfah


diambil dari Harian Seputar Indonesia Online http://t.co/y0rzEojb

***

 Kalau wawancara, hasilnya emang sering 'kurang pas'. Semoga intinya ketangkep.

1 komentar:

  1. setuju,, bergerak tidak harus keliatan apalagi turun di jalan

    BalasHapus