Rabu, 27 Januari 2010

Nasionalisme


Kata orang Singapore tentang Indonesia dari Milist Tetangga :

Suatu pagi di Bandar Lampung, kami menjemput seseorang di bandara. Orang itu sudah tua, kisaran 60 tahun. Sebut saja si bapak.
Si bapak adalah pengusaha asal singapura, dengan logat bicara gaya
melayu, english, (atau singlish) beliau menceritakan pengalaman2
hidupnya kepada kami yang masih muda. Mulai dari pengalaman bisnis,
spiritual, keluarga, bahkan percintaan hehehe..
"Your country is so rich!"
Ah biasa banget kan denger kata2 begitu. Tapi tunggu dulu..
"Indonesia doesn't need the world, but the world needs Indonesia"
"Everything can be found here in Indonesia, u don't need the world"
"Mudah saja, Indonesia paru2 dunia. Tebang saja hutan di Kalimantan, dunia pasti kiamat. Dunia yang butuh Indonesia !"
"Singapore is nothing, we cant be rich without Indonesia . 500.000 orang Indonesia berlibur ke Singapura setiap bulan. Bisa terbayang uang yang masuk ke kami, apartemen2 dan condo terbaru kami yang membeli pun orang2 indonesia, ga peduli harga yang selangit, laku keras. Lihatlah rumah sakit kami, orang Indonesia semua yang berobat."
"Kalian tahu bagaimana kalapnya pemerintah kami ketika asap hutan Indonesia masuk? Ya, benar2 panik. sangat terasa, we are nothing."
"Kalian ga tau kan klo Agustus kemarin dunia krisis beras. Termasuk di Singapura dan Malaysia, kalian di Indonesia dengan mudah dapat beras""Lihatlah negara kalian, air bersih dimana2.. lihatlah negara kami, air bersih pun kami beli dari malaysia. Saya pernah ke Kalimantan, bahkan pasir pun mengandung permata. Terlihat glitter kalo ada matahari bersinar. Petani disana menjual Rp3000/kg ke sebuah pabrik China. Dan
si pabrik menjualnya kembali seharga Rp 30.000/kg. Saya melihatnya sendiri"
"Kalian sadar tidak klo negara2 lain selalu takut meng-embargo Indonesia?! Ya, karena negara kalian memiliki segalanya. Mereka takut kalau kalian menjadi mandiri, makanya tidak diembargo. Harusnya KALIANLAH YANG MENG-EMBARGO DIRI KALIAN SENDIRI. Belilah dari petani2 kalian sendiri, belilah tekstil garmen dari pabrik2 sendiri. Tak perlu kalian impor klo bisa produksi sendiri."
"Jika kalian bisa mandiri, bisa MENG-EMBARGO DIRI SENDIRI, Indonesia will rules the world.."

Buat saya,
Nasionalisme sejati bukan berupa kecintaan pada bendera, nama, atau simbol. Ia lebih berupa pembelaan pada hak yang tak terpenuhi, keadilan yang tak tegak, dan kemanusiaan yang tertindas.
Ia tidak muncul dari fanatisme golongan atau kebangsaan, tapi muncul dari hati yang rindu akan hadirnya kebaikan bagi seluruh alam semesta.









untuk kehidupan yang lebih baik,
dunia maupun akhirat,
bagi seluruh umat manusia

Sabtu, 23 Januari 2010

AVATAR ala Indonesia


coba liat deh: klik disini


Rabu, 20 Januari 2010

Dilema Poligami - WS Rendra

Tadinya
Saya berhasrat untuk segera
Karna katanya
Itu sunnah rasul saya
Kebiasaan para sahabat dan pengikutnya


Tiba-tiba semua asa hilang entah kemana
Tanpa dinyana
Baiklah, saya batalkan saja itu rencana
Tapi tak apa
Sungguh tidak apa-apa


Toh, sebenarnya saya sudah menjalankannya
meskipun bukan dengan manusia
Belum dengan makhluknya yang paling sempurna
Sudah ada tiga yang meminang saya
Yang pertama bernama agama
Yang kedua biasa dipanggil negara
Dan ketiga adalah buku-buku saya
Kalaupun ada dia
Dia hanya bakal jadi nomor empat kedudukannya
"Jadi sepertinya tidak perlu segera," pikir saya


Dengan pasangan yang berjumlah tiga saja
Saya belum bisa adil, kata mereka
Padahal hampir tiap hari saya layani ketiganya
Sesering mungkin kami bersenggama
Saya puas, lemas, tapi tidak dengan mereka
"Sujudmu terlalu prematur!" kata Agama
"Gerakanmu minimal, kurang liar!" ujar Negara
"Stamina matamu payah, terlalu cepat lelah!" Buku-buku turut bersuara
"Jangan dulu coba-coba cari si nomor empat!" ketiganya kompak bersabda


Yasudah, saya menurut saja
Saya tidak akan mencari, tapi jangan salahkan si nomor empat kalau dia mencari saya
Sementara, cukuplah cinta saya dibagi tiga


Lalu, sayup-sayup saya mendengar suara
"Kalau si nomor empat bisa membuat cintanya jadi berlipat, sehingga bisa dibagi rata berempat, baru kita ijinkan dia"
Ternyata itu suara mereka bertiga
Sedang menyidangkan perkara suaminya


Alm.WS.Rendra

Dunia yang Terlupa - Peterpan

download lagunya disini

Mulai nyalakan kembali
Dunia yang terlupa
Cukup sudah bermimpi

Kini asaku memutih
Langitku kan meninggi
Ini semua akan nyata

Mengharapkan hujan larutkan nyanyian malamku
Akankah kurasa

Mampu kutatap kembali
Dunia yang terbenam
Terbitku dari mimpi

Kini saksikan sayapku
Agung kan kulindungi
Ini semua pasti nyata

Mengharapkan hujan larutkan nyanyian malamku
Akankah ku rasa
Memastikan embun lepaskan nyanyian malamku
Dapatkah ku rasa

Selasa, 19 Januari 2010

Teruslah Bermimpi - Ipang

download lagunya disini

Apa yang kau takutkan dengan semua ini
Bukankah kesedihan sering kita alami
Keadaan ini buat kita terbiasa

Dengarkan ku bicara
Teruslah bermimpi
Walau kenyataannya jauh berbeda
Teruslah bermimpi
Jangan berhenti

[1]
Percayalah
Lelah ini hanya sebentar saja
Jangan menyerah
Walaupun tak mudah meraihnya

Menghentikan pikiran dengan mata terpejam
Menunggu malam bisa hapus kenyataan
Biar saja mimpi jauh membawa kita

Back to [1]

[2]
Tetap tersenyumlah
Biar semakin mudah
Karena kesedihan pun
Ternyata hanya sementara

Back to [1][2]

Apatis (ost Sang Pemimpi)

download lagunya disini

(karya Inggrid Widjanarko, Lagu Tercantik album Lomba Cipta Lagu Remaja Prambors 1978, diaransemen ulang & dinyanyikan oleh Ipang)

Roda-roda terus berputar
Tanda masih ada hidup
Karna dunia belum henti
Berputar melingkar searah

Terik embun sejuta sentuhan
Pahit mengajuk pelengkap
Seribu satu perasaan
Bergabung setangkup senada

Jurang curam berkeliaran
Tanda bahaya sana sini
Padang rumput lembut hijau
Itupun tiada tertampak

Sudah lahir sudah terlanjur
Mengapa harus menyesal
Hadapi dunia berani

Bukalah dadamu
Tantanglah dunia
Tanyakan salahmu wibawa

Bukalah dadamu
Tantanglah dunia
Tanyakan salahmu wibawa

Melawan Dunia - Peterpan

download lagunya disini

Kita adalah hati yang tertindas
Kitalah langkah yang berhenti berjalan
Kitalah mimpi yang tak terwujudkan
Senandungkan nada-nada yang indah

Kita memahami yang sesungguhnya
Dan tak harus menjelaskan semua
Tanpa pedulikan kata mereka
Kita berjalan melawan dunia

Hanya bisa bicara
Mereka tak beri jawaban

Tak perlu dengar kata mereka
Teruslah berjalan
Tak perlu dengar kata mereka
Teruslah berjalan

Kita adalah hati yang tertindas
Kitalah langkah yang berhenti berjalan
Kitalah mimpi yang tak terwujudkan
Senandungkan nada-nada yang indah

Tak perlu dengar kata mereka
Teruslah berjalan
Tak perlu dengar kata mereka
Teruslah berjalan

Tak perlu dengar kata mereka
Teruslah berjalan
Tak perlu dengar kata mereka
Teruslah berjalan

Catatan Terakhir - Thufail Al Ghifari

download lagunya disini

terjagalah dari segala maksiat
dari segala zina dan nafsu dunia yang sesat
disatukan dalam karunia yang suci bersama jiwa-jiwa yang selalu haus akan ibadah dan penuh harga diri

ini bukan cerita cinderela
bukan juga patah arang cinta buta siti nurbaya
tak dapat diukur tapi bersama Allah semua pasti akan teratur
dinyatakan dalam ketulusan dari mutiara ketakwaan yang sangat mendalam
bersemi dari pupuk akhlak yang hebat
berbuah dalam kesabaran dan ketekunan yang lebat

tidak, ini takkan dimengerti oleh hati yang penuh dengan dusta
yang buta oleh warna warni dunia yang fana
ini hanya untuk mereka yang selalu ingin luruskan keteladanan bagi generasi berikutnya
keteladanan abadi dalam harum kesturi dan buah ibadah
dan menjadi manis seperti kurma diawal rembulan yang indah
untuk selalu berjalan dalam kesetiaan dan harapan
dan hanya mau mencium atas dasar kemurnian kita berkata cinta
karena bukan apa siapa dan bagaimana tapi luruskanlah dalam wangi surga
karena apa sebenarnya kita berani berkata cinta

hingga rambut kita memutih
hingga ajal kan datang menjemput diri ini
hingga rambut kita memutih
hingga ajal kan datang menjemput diri ini

inilah cinta sejati
cinta yang tak perlu kau tunggu tapi dia tumbuh bersama doa malam yang teduh
tak tersentuh oleh mata dunia yang palsu
petunjuk yang selalu datang dari ruang para malaikat yang sanggup melihat tak kenal pekat

tak lekang oleh zaman yang kan terus melaju
takkan habis oleh waktu
karena kecantikannya tersimpan di hati dalam pesona yang selalu menjaga jiwa
yang menjadikan dunia menjadi surga sebelum surga sebenarnya
yang membuat hidup lebih hidup dari kehidupan sebenarnya

seperti sungai yang mengalir
bening airnya pun selalu artikan keseimbangan syair
yang satukan dua perbedaan dalam satu ikatan
untuk melihat kekurangan sebagai kesempatan dan kelebihan sebagai kekuatan
lalu saling mengisi seperti matahari dan bulan
dalam kesetiaan ruang kesolehan dan kasih sayang
bagi sejarah penutup halaman terakhir perjalanan para kesatria sastra jihad dan dakwah
tercatat dalam untaian rahmat berakhir dalam catatan terakhir yang mulia
digariskan hanya oleh ketetapan Allah Subhanahu wata’ala

hingga rambut kita memutih
hingga ajal kan datang menjemput diri ini
hingga rambut kita memutih
hingga ajal kan datang menjemput diri ini